Minggu, 16 Februari 2014

Gratis Sepanjang Masa

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:
Untuk memotong rumput Rp. 5000
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
Untuk membuang sampah Rp. 1000
Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis
Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis
Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata: “Bu, aku sayang sekali sama ibu” ia kemudian mendekap ibunya. Sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya.”Ibupun sayang kamu nak” kata sang ibu.
Kemudian sang anak mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar sambil diperhatikan sang ibu: “LUNAS”
======
Sahabat, seberapapun jasa yang tlah kita berikan kepada ibu, seberapapun uang yang kita dapatkan dan kita berikan kepada ibu, atau seberapapun liter keringat kerja yang kita kumpulkan untuk ibu, tidak akan dapat mengganti kasih sayang seorang ibu.Kasih ibu sepanjang masa. dapatkah kita menukar kasih sayang ibu itu dengan materi? menukar dengan bilangan angka?atau menukar dengan rangkaian kata terima kasih? Tidak sahabat, sama sekali tidak bisa. Oleh karenanya sahabatqu, Berbuat baiklah kepadanya, sayangilah beliau, cintailah beliau, dan doakanlah beliau….

 http://ceritayangmemotivasi.blogspot.com

Cara Membuat Google Drive Serta Penggunaannya


Aplikasi Google Drive
Google Drive berfungsi pada sejumlah aplikasi yang terus bertambah yang dapat Anda pasang dari Toko Web Chrome. Dengan aplikasi tersebut, Anda dapat mengedit gambar dan video, mengirim faks dan menandatangani dokumen, mengelola proyek, membuat bagan alur, dan banyak lagi. Berapa pun banyaknya aplikasi Google Drive yang telah Anda pasang, Anda dapat mengakses seluruh file Anda dalam satu tempat: Google Drive di web.
Berikut ini hal-hal yang dapat Anda lakukan dengan aplikasi Google Drive:
  • Mengakses dan membuka file di Google Drive
  • Membuat file baru di Google Drive dari jenis file aplikasi tersebut
  • Mengakses file Google Drive dari aplikasi di luar Google Drive
  • Menyimpan file ke Google Drive dari aplikasi di luar Google Drive
  • Berbagi jenis file apa pun, termasuk file yang dibuat dengan aplikasi Google Drive 

Selain itu, Google akan memberikan kapasitas penyimpanan data gratis 5GB juga benar adanya. Kabar itu memang datang dari orang dalam Google yang membocorkan informasi kepada situs teknologi The Next Web.
Saat ini Google Drive tersedia untuk perangkat komputer bersistem operasi Windows dan Mac, lalu smartphone dan tablet Android. Dari keterangan di situs resmi Google Drive, perusahaan mesin pencari ini akan membuat Google Drive untuk perangkat berbasis iOS, yakni iPhone, iPad dan iPod Touch.
Google Drive bisa dibuat untuk menyimpan data semua format. Dokumen, foto, video, aplikasi, dan segalanya yang dikehendaki.
Bagi Anda pengguna layanan Google Docs, mungkin langsung nyaman menggunakan Google Drive karena data-data Anda otomatis tersimpan di Google Drive.
Begitupun dengan pengguna Android, Anda bisa mengintegrasikan data-data di smartphone atau tablet ke Google Drive. Google Drive menawarkan beberapa pilihan untuk menambah kapasitas ruang penyimpanan data. Diantaranya, 2,49 dollar AS per bulan untuk 25GB dan 4,99 dollar AS per bulan untuk 100 GB.
Jika Anda memutuskan menggunakan Google Drive berbayar, maka kapasitas simpan akun GMail Anda akan ditambah menjadi 25GB.
Pilihan penambahan kapasitas Google Drive tersedia hingga 16TB.
Untuk mulai menggunakan Google Drive. Namun, menurut Google, belum semua pengguna dapat menikmati cloud storage Google ini.
Saat dicoba oleh Kompas Tekno dengan menggunakan beberapa akun Google berbeda, tak ada satu pun yang bisa mencoba Google Drive.
Sepertinya, pengguna di Indonesia masih harus bersabar menikmati hard disk online besutan Google ini.

 Fasilitas Google Drive

1. Google Drive memberikan ruang (space) gratis sebanyak 5 GB. Kalau kurang Anda dapat meng-upgrade menjadi 25 GB dengan membayar $2.49 per bulan atau $30 (sekitar Rp280 ribu) per tahun.
2. Membuat dokumen baru, spreadsheet, dan presentasi secara instan. Dapat mengedit suatu dokumen dengan kolega bersama-sama pada waktu yang sama. Ini salah satu kelebihan Google Drive jika dibandingkan dengan situs berbagi pakai.
3. Gmail attachment (sisipan) tidak perlu lagi. Link dari Google Drive dapat dikirim ke Gmail untuk dijadikan attachment secara otomatis.
4. Video dan Foto yang tersimpan di Google Drive akan otomatis tersedia di Google Plus.
5. Mesin pencari khusus tersedia di Google Drive untuk mencari berkas yang ada. Dilengkapi dengan opsi pencarian berbasis ekstensi (jenis) file, bukan hanya nama berkasnya saja.
6. Dapat membuka semua format file, termasuk Adobe HD Video, Photoshop, dll walaupun Anda belum menginstal software tersebut di komputer.
7. Dapat berbagai file (berkas) dengan menggunakan berbagai aplikasi. Jadi, fitur ini fungsinya sama dengan situs berbagi pakain lain.
 8. Simpan otomatis. Begitu Anda membuat perubahan di salah satu file di Google Drive, ia akan tersimpan secara otomatis.

Ketersediaan Google Drive

Google Drive dapat digunakan dalam beberapa piranti (device) berikut:
 1. Komputer berbasis Windows
 2. Komputer berbasis Mac
 3. Tablet berbasis i0S (iPad)
 4. Tablet berbasis Android
 5. Smartphones iPhone
 6. Smartphones berbasis Android
Tapi bagi Anda yang menggunakan sistem Linux jangan berkecil hati. Walaupun Google Drive belum mendukung Sistem Operasi Linux, namun berkat tim ppa ubuntu, google drive kini bisa diakses melalui Nautilus pada Dekstop Gnome Anda. Jika tidak mau repot, Anda juga bisa mencoba cloud storage lain yang mendukung Linux, seperti Dropbox.

Cara Menggunakan Google Drive

Untuk memulai Google Drive, pergi ke drive.google.com kemudian aktifkan layanan. Setelah Anda memiliki akses ke Drive, Anda siap untuk mulai menggunakan layanan ini.

Anda akan melihat bahwa Google Drive Anda sekilas terlihat dan bekerja sangat mirip Google Docs. Anda dapat membuat file, membuat koleksi folder, menggunakan bar bagian atas untuk mencari, dan meng-upload file dengan menyeret dan menjatuhkan ke dalam jendela browser.
Namun, tidak seperti Docs, kini Anda dapat mengelola seluruh drive dari desktop Anda dengan menginstal aplikasi Google Drive. Caranya mudah, setelah Anda masuk drive.google.com, lihatlah sidebar bagian kiri dan pilih Download Google Drive. Setelah Anda mendownloadnya, perangkat Anda akan memiliki folder Google Drive, sehingga setiap perubahan yang Anda buat akan tercermin dalam antarmuka Web, dan sebaliknya.
Selama Anda terkoneksi dengan Internet, ketika Anda menambahkan file ke folder Google Drive , file Anda akan langsung otomastis ter-upload ke drive Web Anda. Mudah bukan?
Selain itu ada beberapa fitur Google Drive yang harus Anda ketahui, fitur-fitur itu antara lain:
1. Dokumen bebas
Google memang memberikan Anda ruang penyimpanan 5 GB gratis, tetapi hebatnya setiap dokumen yang Anda buat dalam Drive terhitung gratis.
2. Upload hingga 30 jenis file
Google Drive mendukung penyimpanan dan tampilan 30 jenis file populer. Jadi, Anda dapat meng-upload sebuah film ke Drive dan memainkannya kembali dalam browser Anda, di mana pun Anda berada.
3. Berbagi file, folder, atau seluruh drive
Fitur ini adalah fitur berbagi sederhana yang dimiliki Google. Hanya dengan klik kanan pada sebuah file, pilih “share…” dan tentukan opsi dari share itu. Untuk memberikan akses ke seseorang untuk seluruh drive Anda, klik tombol dengan orang dan tanda plus di bagian atas.
4. Memanfaatkan Google Goggles
Dengan teknologi Goggle yang dibangun dalam Drive, Anda dapat mencari foto menggunakan bar pencarian. Demikian juga, Anda dapat mencari teks dalam dokumen yang dipindai. Setelah beberapa pengujian, fitur ini tidak benar-benar dapat diandalkan, tapi layak dicoba jika Anda memerlukan bantuan menemukan file atau foto.
5. Berkolaborasi pada video, foto, dan banyak lagi
Fitur kolaborasi dari Google Docs sekarang tersedia untuk semua jenis file. Misalnya, jika Anda meng-upload video ke Drive dan berbagi dengan orang lain, Anda akan dapat membahas video dengan alat komentar.
6. Instal aplikasi pihak ketiga
Pengembang pihak ketiga telah membuat aplikasi yang bekerja secara lancar dengan Google Drive. Pixlr salah satunya yang memungkinkan Anda mengedit foto yang diunggah, HelloFax memungkinkan Anda mengirim faks bebas, dan DocuSign memungkinkan Anda menandatangani dokumen resmi, semua bisa diinstal dalam Google Drive. Untuk mendapatkan aplikasi ini dan lebih banyak lagi, pergi ke Google Drive> Setting> Manage apps> Get more Apps.
Semoga informasi ini bisa membantu Anda memanfaatkan penggunaan layanan penyimpanan dari Google ini.

Senin, 04 Februari 2013

MOM ^_^

Apa yang paling dinanti seorang wanita yang baru saja menikah ?
Sudah pasti jawabannya adalah : k-e-h-a-m-i- l-a-n.
Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkah yang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Tak kenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian dari seorang bidan: p-o-s-i-t-i- f.

Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecuali benih dalam kandungannya. Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ia lebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya. Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkah atau bahagiakah ia di dalam sana? Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cinta yang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya asalkan generasi penerusnya itu bisa terlahir ke dunia. Rasa sakit pun sirna, ketika mendengar tangisan pertama si buah hati, tak peduli darah dan keringat yang terus bercucuran.

Detik itu, sebuah episode cinta baru saja berputar. Tak ada yang lebih membanggakan untuk diperbincangkan selain anak. Tak satu pun tema yang paling menarik untuk didiskusikan bersama rekan sekerja, teman sejawat, kerabat maupun keluarga, kecuali anak.

Si kecil baru saja berucap "Ma?" segera ia mengangkat telepon untuk mengabarkan ke semua yang ada di daftar telepon. Saat baru pertama berdiri, ia pun berteriak histeris, antara haru, bangga dan sedikit takut si kecil terjatuh dan luka.

Hari pertama sekolah adalah saat pertama kali matanya menyaksikan langkah awal kesuksesannya. Meskipun disaat yang sama, pikirannya terus menerawang dan bibirnya tak lepas berdoa, berharap sang suami tak terhenti rezekinya. Agar langkah kaki kecil itu pun tak terhenti di tengah jalan. "Demi anak", "Untuk anak", menjadi alasan utama ketika ia berada di pasar berbelanja keperluan si kecil.

Saat ia berada di pesta seorang kerabat atau keluarga dan membungkus beberapa potong makanan dalam tissue. Ia selalu mengingat anaknya dalam setiap suapan nasinya, setiap gigitan kuenya, setiap kali hendak berbelanja baju untuknya. Tak jarang, ia urung membeli baju untuk dirinya sendiri dan berganti mengambil baju untuk anak. Padahal, baru kemarin sore ia membeli baju si kecil.

Meski pun, terkadang ia harus berhutang. Lagi-lagi atas satu alasan, demi anak. Di saat pusing pikirannya mengatur keuangan yang serba terbatas, periksalah catatannya. Di kertas kecil itu tertulis: 1. Beli susu anak; 2. Uang sekolah anak. Nomor urut selanjutnya baru kebutuhan yang lain. Tapi jelas di situ, kebutuhan anak senantiasa menjadi prioritasnya. Bahkan, tak ada beras di rumah pun tak mengapa, asalkan susu si kecil tetap terbeli. Takkan dibiarkan si kecil menangis, apa pun akan dilakukan agar senyum dan tawa riangnya tetap terdengar.

Ia menjadi guru yang tak pernah digaji, menjadi pembantu yang tak pernah dibayar, menjadi pelayan yang sering terlupa dihargai, dan menjadi babby sitter yang paling setia. Sesekali ia menjelma menjadi puteri salju yang bernyanyi merdu menunggu suntingan sang pangeran. Keesokannya ia rela menjadi kuda yang meringkik, berlari mengejar dan menghalau musuh agar tak mengganggu. Atau ketika ia dengan lihainya menjadi seekor kelinci yang melompat-lompat mengelilingi kebun, mencari wortel untuk makan sehari-hari. Hanya tawa dan jerit lucu yang ingin didengarnya dari kisah-kisah yang tak pernah absen didongengkannya. Kantuk dan lelah tak lagi dihiraukan, walau harus menyamarkan suara menguapnya dengan auman harimau. Atau berpura-pura si nenek sihir terjatuh dan mati sekadar untuk bisa memejamkan mata barang sedetik. Namun, si kecil belum juga terpejam dan memintanya menceritakan dongeng ke sekian. Dalam kantuknya, ia pun terus mendongeng.

Tak ada yang dilakukannya di setiap pagi sebelum menyiapkan sarapan anak-anak yang akan berangkat ke sekolah. Tak satu pun yang paling ditunggu kepulangannya selain suami dan anak-anak tercinta. Serta merta kalimat, "sudah makan belum?" tak lupa terlontar.

saat baru saja memasuki rumah. Tak peduli meski si kecil yang dulu kerap ia timang dalam dekapannya itu, sekarang sudah menjadi orang dewasa yang bisa saja membeli makan siangnya sendiri di Sekolahnya.

Hari ketika si anak yang telah dewasa itu mampu mengambil keputusan terpenting dalam hidupnya, untuk menentukan jalan hidup bersama pasangannya, siapa yang paling menangis? Siapa yang lebih dulu menitikkan air mata? Lihatlah sudut matanya, telah menjadi samudera air mata dalam sekejap. Langkah beratnya ikhlas mengantar buah hatinya ke kursi pelaminan. Ia menangis melihat anaknya tersenyum bahagia dibalut gaun pengantin. Di saat itu, ia pun sadar, buah hati yang bertahun-tahun menjadi kubangan curahan cintanya itu tak lagi hanya miliknya. Ada satu hati lagi yang tertambat, yang dalam harapnya ia berlirih, "Masihkah kau anakku?"

Saat senja tiba. Ketika keriput di tangan dan wajah mulai berbicara tentang usianya. Ia pun sadar, bahwa sebentar lagi masanya kan berakhir. Hanya satu pinta yang sering terucap dari bibirnya, "Bila ibu meninggal, ibu ingin anak-anak ibu yang memandikan. Ibu ingin dimandikan sambil dipangku kalian". Tak hanya itu, imam shalat jenazah pun ia meminta dari salah satu anaknya. "Agar tak percuma ibu mendidik kalian menjadi anak yang shalih & shalihat sejak kecil," ujarnya.

Duh ibu, semoga saya bisa menjawab pintamu itu kelak. Bagaimana mungkin saya tak ingin memenuhi pinta itu? Sejak saya kecil ibu telah mengajarkan arti cinta sebenarnya. Ibulah madrasah cinta saya, Ibulah sekolah yang hanya punya satu mata pelajaran, yaitu "cinta". Sekolah yang hanya punya satu guru yaitu "pecinta". Sekolah yang semua murid-muridnya diberi satu nama: "anakku tercinta".